Oleh: kesppi | 18 Desember 2010

Kesppi Antara Masa dan Impian

Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakaatuh

Segala Puji bagi Alloh Illah semesta alam yang telah melimpahkan segala nikmatanya kemudian kita patut disyukuri dalam segala bentuk ibadah dan aktivitas kita, yang itu kita tujukan untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Salawat dan salam semoga selalu kita curahkan untuk junjungan kita nabi Muhammad SAW yang akan selalu menjadi inspirasi besar bagi peradaban umat manusia hingga yaumul akhir nanti, sehingga kita yang saat ini menjadi seorang muslim mampu bertransformasi dari yang jahiliyah hingga menjadi umat terbaik.

Satu tahun lagi sebuah kepengurusan Kelompok Study Pengembangan Psikologi Islami (Kesppi) menemui akhirnya. Sejak tahun 2002 Kesppi menjadi organisasi mandiri lepas dari Sie Kerohanian Islam Psikologi (SKRIPSI) sehingga Kesppi mampu berkembang sebagai organisasi dakwah yang bergerak dalam ranah keakademisan mahasiswa dengan misi mengembangkan Psikologi Islami sebagai salah satu alternative solusi bagi persoalan perilaku maupun kejiwaan manusia di tengah-tengah teori psikologi kontemporer seperti Psikoanalisa, Behaviorisme, Humanistik, dan Transpersonal.

Cita-cita besar Psikologi Islam ke depan adalah menjadi mahzab kelima dari teori Psikologi yang sudah ada. Hal ini mungkin akan dianggap lucu bagi sebagian orang yang menolak Psikologi Islami sebagai bagian keilmuan. Namun, untuk menuju ke sana perlu kerja keras oleh semuanya untuk mewujudkan itu semua, termasuk kita sebagai mahasiswa Muslim Psikologi dengan melibatkan diri secara aktiv dalam pengkajian-pengkajian tentang Psikologi Islami.

Mengutip kata Pak Yadi Purwanto pakar Psikologi Islami dari Universitas Muhammadiyah Surakarta bahwa untuk menuju ke sana pula kita dituntut untuk serba perfect dalam segala hal keakademisan dengan menjadi yang terbaik di setiap mata kuliah psikologi kontemporer dan terus membekali diri dengan dasar-dasar keilmuan Islam yang benar sesuai tuntunan Al-qur’an dan Sunnah.

Menjadi mahasiswa yang berprestasi di kuliahnya maupun di aktivitas keilmiahan lain dengan mengikuti kegiatan-kegiatan keilmiahan seperti event-event lomba baik yang umum maupun yang Islami, yang kedua dengan membekali diri dengan kemampuan organisasi yang baik atau professional, dan ketiga yang lebih penting terus memperbaiki diri dengan terus membekali pribadi dengan ilmu agama yang baik, aqidah yang benar dan ibadah yang benar. Ketiga aspek tersebut yang coba untuk diangkat oleh Kesppi untuk membentuk mahasiswa muslim psikologi yang memiliki nilai plus dalam kapasitas personalnya.

Sejak tahun 2001, Psikologi Islami masuk menjadi kurikulum mata kuliah pilihan. 2002 Kesppi lahir menjadi UPK dengan diketuai oleh Mba Nancy Indah Mawarni (2000) menjadi salah satu komisariat dari Ikatan Mahasiswa Muslim Psikologi (IMAMUPSI). 2003 dipegang oleh Mas Ikhsan Abadi (2002) mampu mengembangkan Psikologi Islami di prodi Psikologi. 2004 dipegang oleh Mba Doezela (2002) yang didukung oleh alumni-alumni Trainer of Trainer (TOT). 2005-2007 Kesppi dipegang oleh Mas Pariman (2004) yang memfokuskan pada kaderisasi dan kajian.

Tahun 2008, Kesppi dipegang oleh Mas Sri Mulyadi (2005) mampu menunjukan eksistensinya dalam kegiatan-kegiatan Psikologi Islami. Tahun 2009, Kesppi dipegang oleh Mas Imam Faisal Hamzah (2006), Kesppi mulai melibatkan diri pada percaturan organisasi di kampus maupun luar kampus. Tahun 2010, Kesppi dipegang oleh Aftina Nurul Husna ( 2007), Kesppi mampu menjadi organisasi yang produktif menghasilkan karya-karya yang mampu memposisikan Kesppi sebagai lembaga akademis.

Ke depan Kesppi diharapkan mampu menjadi partner birokrasi untuk agenda-agenda ilmiah, menjadi partner keIslaman bagi oragnisasi yang mamiliki visi-misi Keislaman baik di dalam UNDIP seperti SKRIPSI, maupun di luar UNDIP semisal Imamupsi dan Asosiasi Psikologi Islami (API), serta organisasi lain yang bergerak dalam ranah keakademisan seperti FAU (Forum Akademik UNDIP), RnB (Research and Business), Lingkar Riset BEM KM UNDIP, mapun antar kelompok study di fakultas lain.

Mempersiapkan itu semua tentunya dibutuhkan loyalitas bagi anggotanya. Oleh Karena itu, evaluasi dan perbaikan sarana-sarana kaderisasi juga perlu diperbaiki secara terus-menerus. Hal ini diperlukan untuk semakin memperkuat kondisi internal Kesppi dalam menuju semua targetan-targetan Kesppi ke depan. Sesekali Kesppi mencoba untuk belajar dari organisasi lain mengenai kaderisasi ini.

Sebagai MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) , tentunya menjadi tugas dalam membimbing kepengurusan selama satu tahun ini. Di tengah kesibukan untuk menyempurnakan study kami di Fakultas Psikologi maupun kesibukan lain, tentunya menjadi sebuah tugas untuk selalu memberikan yang terbaik. Meskipun begitu kami pun menyadari bahwa sangat banyak kekurangan dan terlalu berlebihan kami dalam menjalankan fungsi kami padahal Alloh pun membenci sesuatu yang berlebih-lebihan.

Sembilan tahun sudah Kesppi ada menjadi organisasi luar biasa ini dan menemukan banyak hal dan berkenalan banyak hal. Sejumlah prestasi telah tertorehkan dan semua kekurangan menjadi sebuah peluang kita bersama untuk terus memperbaiki diri.Tahun depan 2011 pun menjadi tahun terakhir kita untuk menyelesaikan targetan jangka panjang dan tahun berikutnya berarti kita perlu merumuskan lagi langkah terbaik ke depan.

Pengurusan 2010, Aftina dan kawan-kawan terima kasih telah bersama menjadi bagian dalam pergerakan dalam jalan dakwah ini untuk terus menyerukan kepada kabaikan. Setiap kita adalah da’I sebelum menjadi apapun. Jika saat ini kita menjadi mahasiswa psikologi, maka tugas utama kita adalah sebagai seorang da’I yang terus saling mengingatkan dalam hal kebaikan.

Teman-teman Kesppi 2010, telah banyak menorehkan prestasi yang sebenarnya di luar dugaan kami sebagai MPO. Terus berkarya, menjadi bagian dari Kesppi tidak hanya berhenti sampai status kepengurusan kita telah hilang, tetapi kontribusi kita tetap dibutuhkan hingga sampai kapanpun.

Sekiranya itu yang dapat kami sampaikan, semoga semua hal yang ada di sini menjadi sebuah langkah gerak bersama menuju kemenangan yang telah dijanjikan oleh Alloh bagi siapa yang terus berusaha. Akan semakin besar rintangan yang akan terus menghadang kita, tetapi akan semakin tinggi pula loncatan kita untuk melewati rintangan itu. Jangan meyerah dan terus berjuang.

Mohon maaf jika dalam tahun ini kami masih harus terus belajar.

Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakaatuh


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: